Memulai Usaha dengan Bootstrapping

Dalam dunia enterpreneurship, bootstrapping adalah istilah yang digunakan bila Anda memulai usaha sendiri tanpa dukungan pendanaan dari pihak di luar diri atau organisasi Anda. Menggunakan kekuatan sendiri pada umumnya jauh lebih realistik untuk pemula karena Anda-lah yang tahu seluk beluk usaha Anda dan tahu seluruh faktor-faktor risikonya. Dengan bootstrapping Anda juga tidak harus menargetkan hasil yang tinggi, yang biasa dituntut investor bila Anda menggunakan dana pihak lain untuk memulainya.

Rp. 25.000 FULL COLOUR sms/telp: 0857 2849 2674

Rp. 25.000
FULL COLOUR
sms/telp: 0857 2849 2674

Ilustrasinya begini, bila misalnya Anda memulai usaha yang membutuhkan modal awal Rp. 100 juta, dan memberikan keuntungan bersih Rp. 20 juta setahun, maka dengan 20% hasil per tahun ini sudah sangat baik untuk usaha pemula. Tetapi bila modal yang Rp. 100 juta tersebut dari pihak lain dengan rasio bagi hasil 50/50 misalnya, maka investor hanya mendapat Rp. 10 juta per tahun dan demikian pula dengan Anda.

Hasil yang 10% setahun kemungkinan besar tidak akan membuat investor senang berinvestasi di usaha Anda mengingat faktor risikonya, demikian pula dengan Anda sendiri. Artinya dengan tingkat hasil yang sama, suatu usaha yang layak didanai sendiri belum tentu layak bila didanai orang lain.

Mungkin Anda berpikir lha iya. Kalau punya modal sendiri tentu lebih menyenangkan memulainya dengan modal sendiri, bukankah pilihannya harus menggunakan modal orang lain? Jawabannya tidak harus!

Untuk contoh usaha yang memerlukan modal Rp. 100 juta tersebut di atas misalnya, bila Anda ingin memulainya tetapi tidak memiliki modal yang Rp. 100 juta, haruskah terpaksa melibatkan orang lain? Berikut adalah opsi-opsi yang bisa Anda tempuh untuk bisa mencapai hasil yang sama atau mendekatinya, meskipun tanpa modal yang cukup dan tidak perlu melibatkan modal dari pihak lain.

  • Berjualan dahulu sebelum produksi. Sebelum mampu memproduksi produk Anda sendiri, Anda bisa berjualan produk orang lain yang sama atau sejenis dengan produk yang Anda rencanakan. Manfaatnya, Anda akan mulai dapat menguasai pasar tanpa memerlukan modal besar untuk memproduksinya.
  • Memproduksi dengan fasilitas produksi orang lain. Banyak sekali produk-produk yang bisa diproduksi orang lain yang sudah berpengalaman dan memiliki fasilitas produksi yang memadai. Manfaatnya Anda dapat memiliki produksi sendiri tanpa harus memiliki prabriknya.
  • Berjualan dengan tunai. Pemula sering under estimate tentang betapa sulitnya menagih hutang/ pembayaran, jauh lebih sulit dari menjual barang itu sendiri. Maka penting untuk hanya menjual terhadap pembeli yang mampu dan mau membayar tunai. Manfaatnya jelas; modal yang terbatas akan berputar cepat.
  • Membiayai usaha dengan pesanan di muka (pre-order). Bila produk barang dan jasa yang Anda jual benar-benar unggul, sangat mungkin customer Anda bersedia membayar di depan. Sebelum barang dan jasa Anda di-deliver. Manfaatnya jelas, Anda tidak perlu memerlukan modal untuk memproduksi barang atau jasa karenacustomer Anda-lah yang memodalinya.
  • Dan, berbagai cara lain yang bisa dilakukan untuk mampu menghasilkan transaksi bisnis, tanpa harus memiliki modal yang besar untuk memulainya.

Meskipun menyenangkan, memulai usaha secara bootstrapping sering dianggap kurang menarik bagi enterpreneur yang berambisi untuk cepat besar. Jadi, melibatkan dana investor di luar diri Anda atau organisasi Anda juga tidak perlu dibuat tabu.

Hanya saja, bila investor tersebut Anda libatkan setelah Anda berhasil melampau death valley usaha Anda, insyaallah akan jauh lebih menarik bagi kedua belah pihak. Bagi investor, mereka dapat melihat bisnis Anda yang sudah lebih nyata, bukan hanya rencana, dan bagi Anda sendiri Anda akan lebih percaya diri dan memiliki bargaining position yang lebih baik dalam berhubungan dengan pihak di luar diri atau organisasi Anda.

Manfaat lain dari bootstrapping adalah kebebasan mengembangkan ide-ide dan berkreasi sepenuhnya ada pada diri Anda, tanpa beban orang lain yang mungkin mensyaratkan hasil tertentu dari usaha tertentu. Jadi, selamat ber- bootstrapping! (Muhaimin Iqbal, Ayo Berdagang!, hal. 125-127)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s